Rabu, 18 November 2015

IDENTIFIKASI PENGAMATAN SIMPLISIA KERING BERUPA MAKROSCOPIS DAN MIKROSCOPIS BESERTA KHASITNYA



IDENTIFIKASI PENGAMATAN SIMPLISIA KERING BERUPA MAKROSCOPIS DAN MIKROSCOPIS BESERTA KHASITNYA

              




  Di akfar theresiana gajahmada semarang  tempat saya berkuliah di ajarkan cara mengidentifikasi simplisia-simplisia kering berupa makroscopis dan mikroscopis . pada identifikasi pengamatan makroscopis kita dapat melihat langsung simplisia yang sudah di keringkan , antara simplisia satu dengan yang lain daat dibedakan melalui organoleptisnya yaitu seperti  bau, warna , rasa dan tekstur setiap simplisia . adapun identifikasi mikroscopis dari simplisia kering yang sudah di serbukan , caranya dengan mengambil sedikit serbuk simplisia , di taruh di objecglas dan di tetesi kloralhidrat lalu di fiksasi hingga kloralhidrat mengering dan ditutup dengan coverglas , setelah itu simplisia dapat  di identifikasi di bawah lensa objectif mikroscop dengan besaran 100x . identifikasi di bawah lensa mikroscop kita dapat mengamati banyak gambar mikroscopis seperti halnya rambut penutup, dan masing- masing gambar spesifikasi dari masing- masing simplisa . bila pada perbesaran 100x belum dirasa jelas saat pengamatan bisa digunakan lensa okuler dengan prbesaran 400x , pada perbesaran tersebut simplisia akan lebih jelas untuk di identifikasi terdapat sel batu , fragmen atau pun spesifikasi yang lain dari masing-masing simlisia .
Beberapa klasifikasi dan khasiat dari simplisia sebagai berikut :
1.      Languatis Rhizoma
2.      Abri Folium 
      Klasifikasi Tanaman

Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiosperrnae
Kelas : Dicotyledonae
Bangsa : Resales
Suku : Leguminosae
Marga : Abrus
Jenis : Abrus precatorius Linn
(Inventaris Tanaman Obat Indonesia, 1994)


3.      Serycocalycis Folium

Nama simplisia : Sericocalycis Folium
Nama daerah : Daun Kejibeling
Nama tanaman asal : Strobilanthes cripus
Keluarga : Acanthaceae
Kegunaan : Diuretika
Zat berkhasiat : Kalium , Silikat


      Burmanni Cortex
      NAMA SIMPLISIA : Burmani Cortex

KLASIFIKASI :
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
 Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
 Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
 Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
 Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
 Sub Kelas: Magnoliidae
 Ordo: Laurales
 Famili: Lauraceae
 Genus: Cinnamomum
KHASIAT / KEGUNAAN : diuretik, pewangi ,antiiritan
BAGIAN YANG DIGUNAKAN : kulit batang


5.      Parameriae Cortex 
      Nama simplesia : Parameriae Cortex
Klasifikasi
Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Asteridae
Ordo : Gentianales
Famili : Apocynaceae
Genus : Parameria
Spesies : Parameria laevigata (Juss.) Moldenke

6.      Alstoniae Cortex

Nama lain :
Kulit Pule 
Nama tanaman asal :
Alstonia scholaris 
Keluarga :
Apocynaceae 
Zat berkhasiat utama :
Alkaloida-alkaloida ditamina, ekitamina, ekhitenina, akhitamidina, alstonina 

Penggunaan :
Antipiretik, entimalaria, stomakika, antidiabetika, antelmintika, anti hemoroid, tonikum 
Pemerian :
Tidak berbau, rasa pahit, yang tidak mudah hilang 
Bagian yang digunakan :
Kulit batang dan kulit cabang 
Keterangan :
Penyimpanan :
Dalam wadah tertutup

2 komentar:

  1. terimakasi kaka :) #salam #farmasi #mortie #stamper *ting-ting*

    BalasHapus
  2. Cukup membantu sebagai tambahan ilmu, namun sayang pada bagian alstoniae tidak lengkap

    BalasHapus