IDENTIFIKASI PENGAMATAN SIMPLISIA
KERING BERUPA MAKROSCOPIS DAN MIKROSCOPIS BESERTA KHASITNYA



Di akfar theresiana gajahmada
semarang tempat saya berkuliah di
ajarkan cara mengidentifikasi simplisia-simplisia kering berupa makroscopis dan
mikroscopis . pada identifikasi pengamatan makroscopis kita dapat melihat
langsung simplisia yang sudah di keringkan , antara simplisia satu dengan yang
lain daat dibedakan melalui organoleptisnya yaitu seperti bau, warna , rasa dan tekstur setiap
simplisia . adapun identifikasi mikroscopis dari simplisia kering yang sudah di
serbukan , caranya dengan mengambil sedikit serbuk simplisia , di taruh di objecglas
dan di tetesi kloralhidrat lalu di fiksasi hingga kloralhidrat mengering dan
ditutup dengan coverglas , setelah itu simplisia dapat di identifikasi di bawah lensa objectif
mikroscop dengan besaran 100x . identifikasi di bawah lensa mikroscop kita dapat
mengamati banyak gambar mikroscopis seperti halnya rambut penutup, dan masing-
masing gambar spesifikasi dari masing- masing simplisa . bila pada perbesaran
100x belum dirasa jelas saat pengamatan bisa digunakan lensa okuler dengan
prbesaran 400x , pada perbesaran tersebut simplisia akan lebih jelas untuk di
identifikasi terdapat sel batu , fragmen atau pun spesifikasi yang lain dari
masing-masing simlisia .
Beberapa klasifikasi dan khasiat
dari simplisia sebagai berikut :
1.
Languatis
Rhizoma
2.
Abri
Folium
Klasifikasi Tanaman
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiosperrnae
Kelas : Dicotyledonae
Bangsa : Resales
Suku : Leguminosae
Marga :
Abrus
Jenis :
Abrus precatorius Linn
(Inventaris Tanaman Obat Indonesia, 1994)
3.
Serycocalycis
Folium
Nama simplisia :
Sericocalycis Folium
Nama daerah : Daun
Kejibeling
Nama tanaman asal : Strobilanthes cripus
Keluarga : Acanthaceae
Kegunaan : Diuretika
Zat berkhasiat : Kalium
, Silikat
Burmanni Cortex
NAMA
SIMPLISIA : Burmani Cortex
KLASIFIKASI
:
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom:
Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi:
Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta
(Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida
(berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas:
Magnoliidae
Ordo: Laurales
Famili: Lauraceae
Genus: Cinnamomum
KHASIAT /
KEGUNAAN : diuretik, pewangi ,antiiritan
BAGIAN YANG
DIGUNAKAN : kulit batang
5.
Parameriae
Cortex
Nama simplesia : Parameriae Cortex
Klasifikasi
Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Asteridae
Ordo : Gentianales
Famili : Apocynaceae
Genus : Parameria
Spesies : Parameria laevigata (Juss.) Moldenke
6.
Alstoniae
Cortex
Nama tanaman asal :
Alstonia scholaris
Zat berkhasiat utama :
Alkaloida-alkaloida ditamina, ekitamina, ekhitenina, akhitamidina, alstonina
Penggunaan :
Antipiretik, entimalaria, stomakika, antidiabetika, antelmintika, anti hemoroid, tonikum
Pemerian :
Tidak berbau, rasa pahit, yang tidak mudah hilang
Bagian yang digunakan :
Kulit batang dan kulit cabang
Penyimpanan :
Dalam wadah tertutup